Showing posts with label kanker rahim. Show all posts
Showing posts with label kanker rahim. Show all posts

Thursday, 30 April 2015

Tahukah Anda Apa Khasiat dari Tumbuhan Jali ?

Nama ilmiah Coix lachryma – jobi L. Akar jali memiliki rasa manis, tawar, dan bersipat sedikit dingin, serta masuk merdian limpa. Biji jali memiliki rasa manis, tawar, dan dan bersifat sedikit dingin, serta masuk merdian limpa, paru dan ginjal. Bahan kimia dalam buah jali, antara lain protein, lemak, karbohidrat, vitamin B1. Biji jali mengandung asam amino, coixol, coicin, coixenolide. 

manfaat tumbuhan jali
Sementara itu, daun jali mengandung alkaloid dan akarnya mengandung asam palmitat, asam stearat stigmasterol, potassium chlorida, glukosa, tajin, coixol, vitamin B1,serta phytin. Efek farmatokologis jali, di antaranya penguat limpa, peluruh kencing, anti-radang, mematikan serangga, anti-toksin, peningkat daya tahan tubuh (imunitas), menghilangkan lembap, mengeluarkan nanah, dan menyembuhkan bisul. Selain itu, biji jali juga dapat menghambat sel kanker pada tingkat metafase.

Berikut adalah beberapa enyakit yang Dapat Disembuhkan dan Cara Penggunaannya :

Air Kencing Sedikit karena Infeksi dan Penyembuhan Batu di Saluran Kencing, Serta Kencing Bernanah
Cuci bersih 30 g akar kering lalu rebus dengan 4 gelas air sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin, minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Beri-Beri
Cuci bersih 25 g akar jali kering lalu rebus dengsn 4 gelas air sampai tersisa menjadi 2 gelas. Minum 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

Monday, 23 March 2015

Ciri Ciri Kanker Rahim

Kanker rahim atau kanker uterus yang merupakan tumor ganas yang terdapat di endometrium (lapisan terdalam rahim, tempat menempelnya ovum atau sel telur yang telah dibuahi). Pada tahun 1983, Lembaga Kanker Amerika, memperhitungkan adanya 18.800 kasus bau dan 12.000 meninggal dunia karena kanker rahim. Kondisi ini membuat kanker rahim menduduki peringkat keempat sebagai penyebab kematian wanita. Umumnya, wanita yang terserang kanker rahim ini berusia antara 40-65 tahun. Hanya sedikit saja ditemukan menyerang wanita muda.

Umumnya wanita yang terserang kanker rahim karena memiliki faktor risiko. Berdasarkan penelitian para ahli menyimpulkan bahwa faktor risiko timbulnya kanker pada rahim wanita sebagai berikut :

1. Wanita berumur 50 tahun ke atas atau menopause setelah umur 50 tahun
2. Wanita yang gemar mengkonsumsi makanan yang dapat memicu terjadinya perkembangan kanker atau makanan yang mengandung zat karsinogen tinggi dalam jangka waktu yang cukup lama. Makanan yang menimbulajn risiko pada kanker rahim adalah makanan yang mengandung bahan pengawet tinggi, bahan campuran kimia dan bahan-bahan kimia lainnya yang digunakan dalam beberapa campuran makanan.
3. Wanita yang memiliki berat badan berlebih (obesitas)
4. Wanita yang memiliki riwayat penyakit diabetes (kencing manis) atau tekanan darah tinggi (hipertensi)
5. Wanita yang mengalami menstruasi pertama kali di usia 12 tahun
6. Wanita yang tidak memiliki anak
7. Wanita yang memiliki riwayat penyakit atau yang terkena penyakit ovarium polikista

Penyebab utama dari kanker rahim belum dapat diketahui secara pasti. Namun disinyalir penyebab utama dari kanker rahim adalah ketidak seimbagan antara hormon estrogen dan progesteron. Pada stadium awal, kanker hanya ditemukan muncul pada rahim wanita, tetapi pada stadium lanjut akan menyeba ke leher rahim, di dalam rongga panggul, bahkan ke kandung kemih atau rektum.

Kanker Rahim

Rahim merupakan bagian penting dalam sistem reproduksi wanita. Salah satu penyakit yang dapat menyerang organ ini adalah kanker rahim. Jenis kanker ini juga sering disebut kanker endometrium karena umumnya muncul dengan menyerang sel-sel yang membentuk dinding rahim atau istilah medisnya endometrium. Kanker ini juga dapat menyerang otot-otot di sekitar rahim sehingga membentuk sarkoma uteri. Tetapi jenis penyakit ini sangat jarang terjadi.

kanker rahim atau serviks
 Gejala kanker rahim yang biasa dialami penderita adalah pendarahan vagina. Walau tidak semua pendarahan abnormal disebabkan oleh kanker rahim, tapi Anda tetap perlu waspada dan sebaiknya memeriksakan diri ke dokter. Terutama jika Anda:
  • Sudah menopause, tapi tetap mengalami pendarahan.
  • Belum menopause, tapi mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi.
Faktor Pemicu Kanker Rahim
Penyebab kanker rahim belum diketahui secara pasti. Tetapi faktor utama yang dapat meningkatkan risiko kanker rahim adalah ketidakseimbangan hormon tubuh, terutama estrogen. Kadar hormon estrogen yang tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker rahim.