Showing posts with label sariawan. Show all posts
Showing posts with label sariawan. Show all posts

Monday, 27 April 2015

Manfaat Daun Jarak, Biji Buah Jarak dan Getah Pohon Jarak

Sejak zaman dahulu kala nenek moyang kita sudah memanfaatkan pohon jarak pagar untuk pengobatan tradisional. Hampir semua bagian dari pohon jarak dapat berguna dari mulai akar, getah, daun hingga biji buah jarak.  Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa tanaman jarak mengandung beberapa senyawa yang diperlukan tubuh untuk mengobati berbagai penyakit.

Pohon Jarak

Kandungan Tanaman Jarak
Berikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam tanaman jarak dimulai dari akar, batang, getah, daun hingga bijinya:
  • Getah Tanaman Jarak Pagar: mengandung flavonoid dan saponin serta kandungan jatrophie yang bersifat antijamur.
  • Pada bagian daun jarak pagar ditemukan senyawa kaemfesterol, sitosterol, stigmasterol, amirin dan teraksrol.
  • Sedangkan pada biji tanaman jarak ( Jatropha curcas L.) telah ditemukan kandungan β-glukanase  yang memiliki aktivitas antifungi, toksalbumin dan curcin yang tidak hanya memiliki aktivitas sebagai antifungi, tetapi kandungan kimia ini juga bermanfaat sebagai antikanker .
  • Ampas dari Biji Jarak yang sudah diperas minyaknya mengandung nitrogen, fosfat dan kalium.
  • Kulit Batang Jarak Pagar mengandung tanin, malam, resin dan saponin.
Manfaat Jarak Bagi Kesehatan
Nah, berikut ini merupakan khasiat tanaman jarak dari mulai daun hingga getahnya yang sudah biasa digunakan sebagai obat tradisional oleh nenek moyang kita.

Manfaat Bunga Sepatu untuk Pengobatan Tradisional

Kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) adalah tanaman semak suku Malvaceae yang berasal dari Asia Timur dan banyak ditanam sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis. Bunga besar, berwarna merah dan tidak berbau. Bunga dari berbagai kultivar dan hibrida bisa berupa bunga tunggal (daun mahkota selapis) atau bunga ganda (daun mahkota berlapis) yang berwarna putih hingga kuning, oranye hingga merah tua atau merah jambu.

kembang sepatu

Bunga sepatu (Hibiscus rosa sinensis) disebut juga sebagai kembang wera dalam bahasa sunda. Sedangkan orang jawa menyebutnya wora-wari. Tanaman ini termasuk dalam keluarga Malvaceae. Tanaman bunga sepatu ini banyak ditanam orang di halaman sebagai tanaman hias atau sebagai pagar hidup. Bunganya yang indah dan warna yang mencolok dapat menyegarkan mata dan memperindah pekarangan rumah. Untuk perkembangbiakannya, biasa dilakukan dengan cara stek batang atau cangkok. Jarang sekali yang memanfaatkan bijinya. Kebanyakan orang mengira kalau bunga kembang sepatu hanya memiliki warna merah, padahal warnanya sangat beraneka ragam tergantung jenisnya. Ada yang berwarna orange, kuning, bahkan putih.

Selain ditanam di halaman sebagai tanaman hias, kembang sepatu juga sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah akar, bunga dan daunnya. Bagian bunganya mengandung hibisetin, sedangkan akar dan daunnya mengandung Calcium-oksalat, peroxidase, lemak dan protein.
Untuk penggunaannya bisa secara langsung membuat ramuan dari bunga segar maupun dijadikan sebagai teh. Teh kembang sepatu saat ini sedang populer karena khasiatya bagi kesehatan. Diantaranya mengatasi demam, membuat suasana hati lebih rileks, menurunkan berat badan hingga mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Bagi dunia kecantikan, ekstrak teh bunga sepatu ini dipercaya mampu menjaga kesehatan kulit.

Wednesday, 22 April 2015

Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan dan Pengobatan

Delima (Punica granatum L.) merupakan tanaman buah yang termasuk dalam keluarga Punicaceae. Tanaman ini berasal dari timur tengah dan dapat tumbuh pada ketinggian 1000 m dpl. Delima sering ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias sekaligus untuk dimakan buahnya.

Buah delima memiliki banyak khasiat bagi kesehatan. Kandungan utamanya antara lain alkaloid pelletierene, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquercitrin, elligatanin, resin, triterpenoid, kalsium oksalat, dan pati yang terdapat pada kulit buah delima. Bagi yang suka mengkonsumsi jus buah delima, dalam segelas jus mengandung asam sitrat, asam malat, glukosa, fruktosa, maltosa, vitamin A, vitamin C, mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium, dan kalium), dan tanin.

Selain buah, hampir semua bagian tanaman juga bermanfaat sebagai obat. Dari mulai akar, biji, daun, bunga, hingga kulit pohonnya. Dan berikut ini beberapa contoh manfaat buah delima sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit:

buah delima untuk pengobatan
Manfaat Buah Delima
Daging buah delima digunakan untuk menurunkan berat badan, mengobati cacingan, sariawan, tenggorokan sakit, suara parau, tekanan darah tinggi (hipertensi), sering kencing dan perut kembung.

Sering kencing

Ambil isi buah delima (yang segar dan masak, satu buah) dan segenggam kucai, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya, angkat dan dinginkan. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Sariawan

Ambil dua buah delima segar yang sudah masak. Ambil isi berikut bijinya, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan satu gelas air sambil diaduk merata, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur, lalu telan. Lakukan 2--3 kali sehari, sampai sembuh.

Monday, 6 April 2015

8 Khasiat Empiris Daun Sukun Yang Perlu Anda Ketahui

Bagian yang dimanfaatkan untuk obat berbagai penyakit adalah daunnya. Kandungan kimia saponin dan polifenol.

daun sukun

Beberapa Khasiat dan Cara Penggunaan Daun Sukun
  1. Obat Demam : gunakan 20 gram daun segar, dicuci, dirajanf kecil-kecil, direbus dengan dua gelas air selama 15 menit, setelah dingin kemudian disaring. Setelah dingin dapat diminum dua kali sama banyak pagi dan sore hari.
  2. Menstabilkan Kadar Kelesterol : Ambil segengggam daun sukun yang telah dikeringkan dan juga bangle yang diseduh dengan menggunakan air panas, lakukan hal sama seperti ketika anda sedang membuat teh, dan ramuan tersebut dapat diminum setiap hari
  3. Anti Inflamasi ( Peradangan ) : Siapkan 1 lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci daun sukun tersebut hingga bersih, kemudian rebus daun sukun dengan menggunakan 5 gelas air. Setelah air mendidih dan juga air rebusan tersebut tersisa 2,5 gelas, kemudian tambahkan kembali air, saring air daun sukun tersebut dan siap untuk diminum langsung, Minumlah secara rutin.

Thursday, 26 March 2015

10 Manfaat Daun Bangun - Bangun

khasiat daun bangun-bangun
Daun bangun-bangun merupakan tanaman daerah tropis yang daunnya memiliki aroma tertentu sehingga dikenal sebagai tanaman aromatik. Tanaman ini banyak ditemukan di India dan Ceylon dan Afrika Selatan, memiliki bunga yang bentuknya tajam dan mengandung minyak atsiri sehingga disebut juga Coleus aromaticus. Di India, tanaman ini pula telah lama dikenal sebagai obat demam malaria, hepatopati, batu ginjal dan kandung kemih, batuk, asma kronik, cekukan, bronkitis, cacingan, kolik dan kejang. Tanaman ini mengandung berbagai jenis flavonoid yaitu quercetin, apigenin, luteolin, salvigenin, genkwanin. Daun tanaman ini juga telah dibuktikan sebagai antiinflamasi karena bekerja menghambat respon inflamasi yang diinduksi oleh siklooksigenase, juga terbukti sebagai anti kanker dan anti tumor (Kaliappan, 2008; Mangathayaru, 2008).

Suatu penelitian yang dilakukan oleh Dijkhuizen et al, 2001 mendapatkan rendahnya kadar mikronutrien (vitamin A, Fe, Zn) pada bayi sangat berhubungan dengan rendahnya kadar mikronutrien tersebut pada ASI.

Daun bangun-bangun memiliki ciri-ciri bertulang lunak, beruas-ruas, melingkar, dengan diameter sekitar 15 mm, bagian tengah dan ujungnya sekitar 10 mm ± 5 mm, dapat berkembang- biak dengan mudah. Daun yang masih segar bentuknya tebal, berwarna hijau tua, kedua permukaan daun licin. Tanaman ini ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia dengan berbagai nama yang berbeda, di Jawa Tengah disebut daun Cumin, Orang Sunda menyebutnya daun ajeran, di Madura disebut daun kambing dan di Bali disebut daun Iwak. Di daerah Batak Sumatra Utara sendiri disebut sebagai daun bangun-bangun atau torbangun (Gembong, 2004).

Friday, 20 March 2015

Obat Sariawan yang Enak dan Mujarab

Jika Anda menderita sariawan perlu melakukan langkah penanangan yang direkomendasikan oleh dokter. Secara medis dokter menyarankan penderita untuk menggunakan obat kumur yang mengandung benzokain dan lidokain yang kental untuk meringankan rasa sakit sementara. Pengobatan dengan cara herbal juga bisa Anda lakukan. Manfaatnya pertama membuat kantong Anda tidak jebol dan tidak menimbulkan efek samping seperti penggunaan obat kumur. Berikut ini panduan membuat obat sariawan secara tradisional menggunakan tanaman obat.

obat tradisional sariawan

Ramuan pertama

Bahan - bahan;
  • 15 gram tanaman adas
  • 15 gram daun sembung
  • 10 gram kunyit
  • 15 gram daun saga manis
  • 10 gram kayu manis, dan
  • 4 gelas air
Peracikan bahan menjadi ramuan penghilang sariawan:
  1. Tumbuk tanaman adas dan kayu manis hingga setengah halus.
  2. Iris tipis kunyit menggunakan pisau atau alat pemotong lain.
  3. Semua bahan yang telah diolah tersebut dicampur, kemudian masukkan kedalam panci bersama 4 gelas air, rebus.
  4. Tunggu sampai air tersisa setengahnya atau 2 gelas.
  5. Minum sehari 2 kali, lakukan secara teratur hingga 7 hari.

Thursday, 19 March 2015

Sariawan: Jenis-Jenis Sariawan | Penyebab Sariawan dan Cara Menghilangkannya

Seriawan atau stomatitis aftosa (stomatitis aphtosa) adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa luka pada mulut yang berbentuk bercak berwarna putih kekuningan dengan permukaan agak cekung. Munculnya Seriawan ini disertai rasa sakit yang tinggi. Seriawan merupakan penyakit kelainan mulut yang paling sering ditemukan. Sekitar 10% dari populasi menderita dari penyakit ini, dan wanita lebih mudah terserang daripada pria.

Ada beberapa faktor penyebab yang diduga menjadi penyebab munculnya seriawan, seperti luka tergigit, mengonsumsi makanan atau minuman panas, alergi, kekurangan vitamin C dan zat besi, kelainan pencernaan, kebersihan mulut tidak terjaga, faktor psikologi, dan kondisi tubuh yang tidak fit. Seriawan di tempat yang sama selama dua minggu hingga satu bulan dapat dijadikan indikasi adanya kanker rongga mulut

sariawan

Stomatitis Aphtous/Ulcer bukan hanya disebabkan karena kekurangan Vitamin C, namun sebaliknya SA dikenal disebabkan oleh alergi citrus atau alergi makanan yang mengandung asam, kondisi imun yang lemah, obat-obatan tertentu, trauma fisik (ataupun penggunaan gigi palsu baru), dsb.

Penyakit kekurangan vitamin C sendiri adalah skorbut (scurvy) atau kegagalan proses sintesis kolagen yang ditandai dengan gusi mudah berdarah, pendarahan kulit (purpura) dsb. Penyakit ini tergolong penyakit ringan, hanya saja akan mengurangi selera makan, lantarn rasa perih yang dialami akibat sentuhan makanan pada sariawannya. Umumnya lokasi sariawan di bibir, lidah, pipi bagian dalam (mukosa), dan tenggorokan, jarang terjadi pada gusi.